Minggu, 06 November 2016

Fungsi - fungsi manajemen


Berikut saya mencoba mempublish fungsi – fungsi utama manajemen sebagai pemenuhan tugas mata kuliah “Manajemen Proyek dan Resiko”, segala kritik dan saran yang membangun sangat dinantikan. Selamat membaca.

Fungsi manajemen menurut beberapa ahli seperti Henry Fayol terbagi menjadi 4 unsur utama, yang mana seorang manager harus menguasai ke empat unsur ini agar dapat memperoleh hasil yang maksimal dalam mem-manage suatu hal.
4 fungsi utama manajemen :
1.    Planning
2.    Organizing
3.    Directing
4.    Controlling

1. Planning (Perencanaan)
            Planning adalah bagaimana suatu organisasi menetapkan tujuan yang diinginkan dan kemudian menyusun rencana untuk mencapai tujuan tersebut.
Manajer dalam fungsi perencanaan harus mengkaji dan mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum memutuskan karena ini adalah langkah awal yang bisa berpengaruh secara total dalam perusahaan kedepannya.
Fungsi fungsi manajemen yang lain tidak akan bisa berjalan dengan baik tanpa adanya perencanaan yang matang.
            Ada beberapa aktivitas dalam kegiatan perencanaan:
·         Menetapkan arah tujuan dan target bisnis
·         Menyusun strategi untuk mencapai tujuan tersebut
·         Menentukan sumber daya yang dibutuhkan
·         Menetapkan standar kesuksesan dalam upaya mencapai tujuan


2. Organizing (pengorganisasian)
            Organizing (fungsi perencanaan) adalah pengaturan sumber daya manusia dan sumber daya fisik yang dimiliki agar bisa menjalankan rencana-rencana yang sudah diputuskan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Fungsi pengorganisasian mengelompokkan semua orang, alat, tugas dan wewenang yang ada dijadikan satu kesatuan yang kemudian digerakkan melaksanakan apa yang sudah direncanakan sebelumnya.
Pengorganisasian bisa memudahkan manajer untuk mengawasi dan menentukan orang-orang yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas yang telah dibagi-bagi.
Ada beberapa aktivitas dalam kegiatan pengorganisasian :
·         Mengalokasikan sumber daya, menyusun dan menetapkan tugas-tugas serta menetapkan prosedur yang diperlukan
·         Menetapkan struktur perusahaan yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggung jawab
·         Merekrut, menyeleksi, dan melakukan pelatihan serta pengembangan tenaga kerja
·         Menempatkan tenaga kerja pada posisi yang pas dan paling tepat.

3. Directing (pengarahan)
            Directing alias fungsi pengarahan adalah upaya untuk menciptakan suasana kerja dinamis, sehat agar kinerjanya lebih efektif dan efisien.
Ada beberapa aktivitas dalam kegiatan pengarahan:
·         Membimbing dan memberi motivasi kepada pekerja supaya bisa bekerja secara efektif dan efisien.
·         Memberi tugas serta penjelasan secara rutin tentang pekerjaan
·         Menjelaskan semua kebijakan yang sudah ditetapkan
4. Controlling (pengendalian)
            Fungsi pengendalian adalah upaya untuk menilai suatu kinerja yang berpatokan kepada standar yang telah dibuat, juga melakukan perbaikan apabila memang dibutuhkan.
Ada beberapa kegiatan pada fungsi pengendalian:
·         Mengevaluasi keberhasilan dan target dengan cara mengikuti standar indikator yang sudah ditetapkan
·         Melakukan klarifikasi dan koreksi terhadap penyimpangan yang ditemukan

·         Memberi alternatif solusi yang mungkin bisa mengatasi masalah yang terjadi.

Minggu, 19 Juni 2016

Rangkuman quiz bahasa inggris


Question


1.    Please make sentences in form simple present, past, future tense and make it in negative, interogative form.
2.    Please make sentences in form of active and passive sentence
·        Simple present
·        Simple past
·        Present continuou
·        Simple future
·        Past continuou
3. Irregular verb
               V1      V2      V3
bring
go
eat
leave
see
grow

     Answer

1.
·        Simple Present
a.    + I go to coffee shop every Sunday
-  I don’t go to coffee shop every Sunday
?  Do I go to coffee shop every Sunday?
b.    + we play chest in livingroom
-  we don’t play chest in livingroom
?  Do we play chest in livingroom?
c.    + Johny cook in the kitchen
-  Johny doesn’t cook in the kitchen
?  Does Johny cook in the kitchen?
·        Simple Past
a.    + They bought a cup of coffee yesterday
-  They didn’t buy a cup of coffe yesterday
?  Did they buy a cup of coffee yesterday?
b.    + Husain and Jordi watched music concert last night
-  Husain and Jordi didn’t watch music concert last night
?  Did Husain and Jordi watch music concert last night?
c.    + He stole my pen an hour ago
-  He didn’t stole my pen an hour ago
?  Did he stole my pen an hour ago?
·        Simple future
a.    + I will travel to Sumbawa next month
-  I will not travel to Sumbawa next month
?  Will I travel to Sumbawa next month?
b.    + Jamal will teach in this school next week
-  Jamal will not teach in this school next week
?  Will Jamal will teach in this school next week?
c.    + Susi will make dinner tomorrow
-  Susi will not make dinner tomorrow
?  Will Susi make dinner tomorrow?

2.
·        Simple Present
(active) Husain washes his shoes every week
(passive) Shoes is washed by Husain every week
·        Simple Past
(active) I was bought walkman radio a month ago
(passive) walkman radio was bought by me a month ago
·        Present Continuou
(active) I am brewed coffee beans every morning
(passive) Coffee beans brewed by me every morning
·        Simple Future
(active) I will travel to Sumbawa and labuan bajo island next year
(passive) Sumbawa and labuan bajo island will be traveled by me next year
·        Past Continuou
(active) They were buy a lot of merchandise yesterday in Paris
(passive) a lot of merchandise were bought by they yesterday in Paris

3. Irregular Verb
V1                V2                V3
bring            brought       brought      
go                went            gone
eat              ate              eaten
leave           left              left
see              saw             seen

grow            grew            grown

Sabtu, 18 Juni 2016

A story about my saddest moment and future tense about my plan

Tujuan dari postingan kali ini adalah untuk membuat sebuah paragraf menggunakan simple past tense dan juga membuat beberapa kalimat menggunakan future tense

·       A story about my saddest moment (using simple past tense)


“Highway to Sadness”
            One month ago i went to Garut with my friends from Depok, our planed didn’t go well the first problem is I wasn’t brought my KRS so my last choice is to report KRS tomorrow at 08.00 AM take a bus and went to Garut by myself, because that night my team decided to went to Garut . so I must travel alone and that was my first time.
            That was my first solo trip to another city, the night before I went to Garut I had a bad news from my close friend that she must moved from Bogor to another city. I was feeled so disappointed that I cant meet her for the last time, I was in the wrong place at the wrong time.


·        Future tense about my plan

a)      In 2016 I will travel to Tambora mountain
b)      I will join to one of organizations at my campus
c)      This year I will travel and explore NTT
d)     I’m going to buy some gears for my hiking plan
I will raise my IP score this semester.

CV Application Letter and 5 active passive sentences

Jumat, 22 Januari 2016

Resume Seminar “Bidik Jurnalistik” Jan, 22 2016

Seminar “Bidik Jurnalistik” telah diselenggarakan oleh unit kegiatan mahasiswa SNAP fotografi Universitas Gunadarma pada tanggal 21 januari 2016 bertempat di ruang D462, kampus D, Universitas Gunadarma.

Hadir pula bapak Beawiharta seorang fotografer media masa profesional selaku pembicara pada seminar yang bertemakan jurnalistik kali ini, acara dibuka dengan penyanyian lagu Indonesia Raya oleh kawan kawan dari Choir Swara Dharma Gita Universitas Gunadarma dan
 kata sambutan diberikan oleh ketua SNAP Universitas Gunadarma Aryo.

Penyelenggaraan seminar dilatarbelakangi oleh betapa berpengaruhnya foto terutama foto jurnalistik terhadap kehidupan saat ini, dewasa ini generasi muda masih kurang memahami seberapa besar kekuatan dari sebuah foto. Bapak Beawiharta menekankan teknik bukanlah syarat terpenting  dalam fotografi jurnalistik melainkan unsur yang terkandung dalam foto itulah yang menjadi penting, bagaimana caranya agar foto benar - benar mengabadikan momen dan sekaligus menggambarkan momen serta atmosfir yang terjadi saat itu.

Disaat seminar berlangsung bapak Beawiharta membagi diskusi menjadi beberapa sesi, sesi yang pertama yaitu “Power of Photography” kekuatan dari sebuah foto dan disebutkan bahwa foto adalah bahasa. Dalam fotografi jurnalistik cara untuk mengukur foto itu berhasil atau tidak adalah dengan cara kita dapat menghidupkan momen dari foto yang kita ambil, disaat seorang fotografer dapat mengabadikan momen yang belum pernah diabadikan oleh siapapun dan hasil foto tersebut dapat menggambarkan pesan dan momen yang terjadi saat itu maka foto tersebut akan menjadi foto viral, sebagai contoh foto teroris yang meneror kawasan thamrin beberapa minggu kemarin menjadi foto viral karena belum ada yang mengabadikan sosok langsung dari teroris tersebut.

Sesi yang kedua adalah “Social Media is Photography” bahwa media sosial erat kaitannya dengan fotografi, bapak Beawiharta mengambil contoh media sosial instagram yang ramai digandrungi saat ini. Foto viral penyebaran terluasnya terjadi di media sosial mengutip contoh dari salah satu foto yang dipamerkan saat itu yaitu sebuah foto jembatan yang sudah hampir putus dan miring dilewati oleh beberapa pelajar sd dan smp, foto ini menjadi viral karena lokasi dari jembatan itu tidak jauh dari ibu kota tetapi banyak masyarakat yang belum tau bahwa masih ada pelajar yang harus bertaruh dengan maut melewati jembatan dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Tidak lama dari foto tersebut dirilis jembatan tersebut diperbaiki mendapat dana dari beberapa masyarakat yang prihatin dan tentunya pemerintah daerah setempat, betapa hebatnya pengaruh dari sebuah foto sehingga menimbulkan perubahan yang sedemikian masiv

Bapak Beawiharta berkali – kali menekankan kembali bahwa foto adalah bahasa layaknya bahasa verbal, foto juga memiliki tiga kriteria penyampaian yaitu subjek, predikat , dan objek. jika dalam foto sudah mengandung ketiga kriteria tersebut maka foto tersebut dapat dikategorikan sebagai foto jurnalistik, foto dapat bercerita tentang apa saja baik itu manusia, alam dan sekitarnya.


Pada akhir sesi seminar Bapak Beawiharta menyampaikan pesan kepada rekan rekan mahasiswa bahwa pada saat nanti kita akan menjalani suatu pekerjaan dalam hidup kita pilihlah bidang yang kita sukai karena apabila kita menjalani hidup dengan hal – hal yang kita senangi dan kita bahagia karena itu, itulah yang menjadikan kita manusia seutuhnya.