Sabtu, 18 Juni 2016
Jumat, 22 Januari 2016
Resume
Seminar “Bidik Jurnalistik” Jan, 22 2016
Seminar “Bidik Jurnalistik” telah diselenggarakan
oleh unit kegiatan mahasiswa SNAP fotografi Universitas Gunadarma pada tanggal
21 januari 2016 bertempat di ruang D462, kampus D, Universitas Gunadarma.
Hadir pula bapak Beawiharta seorang fotografer media
masa profesional selaku pembicara pada seminar yang bertemakan jurnalistik kali
ini, acara dibuka dengan penyanyian lagu Indonesia Raya oleh kawan kawan dari
Choir Swara Dharma Gita Universitas Gunadarma dan
kata sambutan
diberikan oleh ketua SNAP Universitas Gunadarma Aryo.
Penyelenggaraan seminar dilatarbelakangi oleh betapa
berpengaruhnya foto terutama foto jurnalistik terhadap kehidupan saat ini,
dewasa ini generasi muda masih kurang memahami seberapa besar kekuatan dari
sebuah foto. Bapak Beawiharta menekankan teknik bukanlah syarat terpenting dalam fotografi jurnalistik melainkan unsur
yang terkandung dalam foto itulah yang menjadi penting, bagaimana caranya agar
foto benar - benar mengabadikan momen dan sekaligus menggambarkan momen serta
atmosfir yang terjadi saat itu.
Disaat seminar berlangsung bapak Beawiharta membagi
diskusi menjadi beberapa sesi, sesi yang pertama yaitu “Power of Photography”
kekuatan dari sebuah foto dan disebutkan bahwa foto adalah bahasa. Dalam
fotografi jurnalistik cara untuk mengukur foto itu berhasil atau tidak adalah
dengan cara kita dapat menghidupkan momen dari foto yang kita ambil, disaat
seorang fotografer dapat mengabadikan momen yang belum pernah diabadikan oleh
siapapun dan hasil foto tersebut dapat menggambarkan pesan dan momen yang
terjadi saat itu maka foto tersebut akan menjadi foto viral, sebagai contoh
foto teroris yang meneror kawasan thamrin beberapa minggu kemarin menjadi foto
viral karena belum ada yang mengabadikan sosok langsung dari teroris tersebut.
Sesi yang kedua adalah “Social Media is Photography”
bahwa media sosial erat kaitannya dengan fotografi, bapak Beawiharta mengambil
contoh media sosial instagram yang ramai digandrungi saat ini. Foto viral
penyebaran terluasnya terjadi di media sosial mengutip contoh dari salah satu
foto yang dipamerkan saat itu yaitu sebuah foto jembatan yang sudah hampir
putus dan miring dilewati oleh beberapa pelajar sd dan smp, foto ini menjadi
viral karena lokasi dari jembatan itu tidak jauh dari ibu kota tetapi banyak
masyarakat yang belum tau bahwa masih ada pelajar yang harus bertaruh dengan
maut melewati jembatan dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Tidak lama
dari foto tersebut dirilis jembatan tersebut diperbaiki mendapat dana dari
beberapa masyarakat yang prihatin dan tentunya pemerintah daerah setempat,
betapa hebatnya pengaruh dari sebuah foto sehingga menimbulkan perubahan yang
sedemikian masiv
Bapak Beawiharta berkali – kali menekankan kembali
bahwa foto adalah bahasa layaknya bahasa verbal, foto juga memiliki tiga
kriteria penyampaian yaitu subjek, predikat , dan objek. jika dalam foto sudah
mengandung ketiga kriteria tersebut maka foto tersebut dapat dikategorikan
sebagai foto jurnalistik, foto dapat bercerita tentang apa saja baik itu
manusia, alam dan sekitarnya.
Pada akhir sesi seminar Bapak Beawiharta
menyampaikan pesan kepada rekan rekan mahasiswa bahwa pada saat nanti kita akan
menjalani suatu pekerjaan dalam hidup kita pilihlah bidang yang kita sukai
karena apabila kita menjalani hidup dengan hal – hal yang kita senangi dan kita
bahagia karena itu, itulah yang menjadikan kita manusia seutuhnya.
Jumat, 09 Oktober 2015
STATISTIKA
Statistika, apa itu statistika?
Dalam pendefinisiannya menurut kamus besar bahasa Indonesia statistika /sta·tis·ti·ka/
ialah :
§ ilmu
tentang cara mengumpulkan, menabulasi, menggolong-golongkan, menganalisis, dan
mencari kete-rangan yg berarti dari data yg berupa angka
§ pengetahuan
yg berhubungan dng pengumpulan data, penyelidikan dan kesimpulannya berdasarkan
bukti, berupa catatan bilangan (angka-angka)
A. Sejarah Perkembangan Statistika
Dalam perkembangannya statistika
berawal sebagai ilmu untuk mengumpulkan angka (angka) Pada abad 17 statistika deskriptif
mulai berkembang, begitu juga ilmu peluang yang awalnya dilahirkan dari meja
judi sudah mulai muncul . Ilmu peluang ini melandasi berkembangnya statistika
induktif yang terjadi pada pertukaran abad 19 dan 20 dengan Karl Pearson sebagai
pelopornya. Statistika induktif berkembang pesat setelah R. A. Fisher
memperkenalkan metode Maximum Likelihood pada tahun1922. Dengan adanya
perkembangan teknologi komputer, metode eksplorasi data dan bootstrapmulai
berkembang pada tahun 1970. Metode ini sebagai awal dari analisis data tanpa
model peluang yang populer dengan data driven. Seiring dengan perkembangan
statistika induktif,statistika mulai diterapkan pada berbagai bidang seperti
ekonomi, industri, pertanian, sosiologi, psikologi, dan lain-lain.Di bidang
ekonomi aplikasi statistika pada ekonometrika, sedangkan dibidang industri
aplikasi yang sangat terkenal adalah metode Quality Control dan metode
Six-Sigma.Pada abad 21 diperkirakan metode data mining akan banyak digunakan
dalam bidangterapan.
B. Konsep Dasar Statistika
Terdapat bermacam-macam
teknik statistik yang digunakan dalam penelitian khususnya dlam pengujian
hipotesis. Dalam mengaplikasikan statistika terhadap permasalahan sains,
industri, atau sosial, pertama-tama dimulai dari mempelajari populasi. Makna
populasi dalam statistika dapat berarti populasi benda hidup, benda mati,
ataupun benda abstrak. Populasi juga dapat berupa pengukuran sebuah proses
dalam waktu yang berbeda-beda, yakni dikenal dengan istilah deret waktu.
Melakukan pendataan (pengumpulan data) seluruh populasi
dinamakan sensus. Sebuah sensus tentu memerlukan waktu dan biaya yang tinggi.
Untuk itu, dalam statistika seringkali dilakukan pengambilan sampel (sampling),
yakni sebagian kecil dari populasi, yang dapat mewakili seluruh populasi.
Analisis data dari sampel nantinya digunakan untuk menggeneralisasi seluruh
populasi.
Jika sampel yang diambil cukup representatif, inferensial
(pengambilan keputusan) dan simpulan yang dibuat dari sampel dapat digunakan
untuk menggambarkan populasi secara keseluruhan. Metode statistika tentang
bagaimana cara mengambil sampel yang tepat dinamakan teknik sampling.
Analisis statistik banyak menggunakan probabilitas
sebagai konsep dasarnya hal terlihat banyak digunakannya uji statistika yang
mengambil dasar pada sebaran peluang. Sedangkan matematika statistika merupakan
cabang dari matematika terapan yang menggunakan teori probabilitas dan analisis
matematika untuk mendapatkan dasar-dasar teori statistika.
C. Penerapan dan peranan Statistitak dalam
kehidupan
Penerapan statistik telah
dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan tersebut antara lain urusan
biaya pendidikan, belanja keluarga, urusan belanja negara yang melibatkan
ratusan anggota MPR seringkali diselesaikan dengan bantuan angka-angka
statistik. Walaupun demikian statistik dapat membuat fakta tampak berbeda,
apabila disusun dengan cara yang keliru, jumlah sampel tidak memadai ataupun
keduanya.
D. Perbedaan Matematika dengan Statistika
Matematika dengan statistika
kerap disebut serupa tapi tak sama mengapa demikian? Kembali ke pengertian
statistika yaitu statistika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana
merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan
mempresentasikan data. Disini perlu digaris bawahi kata data dimana
statistika berkutat dalam persoalan pengumpulan data dan alatnya adalah matematika
itu sendiri, matematika berhubungan dengan simbol dan logika begitu pula dengan
statistika.
Statistika dan matematika
mempunyai bahasa yang sama pula berupa simbol dan logika , walaupun fokus objek
pembelajarannya berbeda yang mana statistika lebih terkonsentrasi dalam
pengumpulan, perencanaan, menganalisis, dan mempresentasikan data. Di beberapa perguruan
tinggi pun program studi statistika terpisah dengan matematika seperti di UGM
dan IPB.
E. Materi dalam Statistika
Berikut pengelompokan secara
garis besar materi-materi yang ada pada statistika.
§ Ukuran
Keragaman
§ Presentile
§ Desile
§ Quintile
§ Quartile
§ Modus
§ Median
F. Kesimpulan
Statistika adalah ilmu yang mempelajari tentang
pengumpulan data, mencakup bidang yang luas seperti penerapannya pada sensus
penduduk dan sebagai alat untuk pengambilan hipotesis. Matematika dan
statistika terlihat serupa karena dalam pengunaannya statistika menggunakan
bahasa yang sama dengan matematika yaitu simbol dan logika, sedangkan objek
pembelajaran keduanya tidaklah sama statistika sekali lagi digunakan untuk
mengumpulkan data menggunakan alat. Apa itu alatnya? Alatnya ialah matematika
itu sendiri jadi statistika mempunyai fokus tersendiri ketimbang matematika.
Sumber :
- http://www.academia.edu/3316674/Sejarah_Perkembangan_Statistika_dan_Aplikasinya
- https://id.wikipedia.org/wiki/Statistika
- https://ariaturns.wordpress.com/2010/11/04/matematika-dan-statistika-serupa-tapi-tak-sama/
- http://materi-statistik.blogspot.co.id
Sabtu, 17 Januari 2015
Apakah Indonesia mampu mencapai masyarakat yang madani?
Dikesempatan
kali ini saya mencoba untuk membuat tulisan mengenai pertanyaan besar diatas,
ya apakah negara tercinta kita ini mampu mencapai suatu tatanan masyarakat yang
madani ? ini pendapat saya selamat membaca.
Pertama-tama
apa sih masyarakat madani itu? Masyarakat madani atau bisa disebut civic
society berasal dari kata madinah yang merupakan kota tempat hijrahnya Nabi
Muhammad SAW dan madinah sendiri berasal dari kata “madaniyah” yang berarti
peradaban, jadi masyarakat madani sama artinya dengan masyarakat yang beradab. Masyarakat
madani adalah sebuah tatanan masyarakat sipil yang mandiri dan demokratis,
terlahir dari proses penyemaian demokrasi itu sendiri.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,
masyarakat madani adalah masyarakat yang menjunjung tinggi norma, nilai-nilai,
dan hukum yang ditopang oleh penguasaan teknologi yang beradab, iman dan ilmu.
Melihat
dari pengertian diatas saya rasa bukanlah tidak mungkin kita dapat mencapai
masyarakat yang madani walaupun banyak poin-poin yang belum tercapai tetapi seiring
berjalannya waktu masyarakat kita mulai mencapai poin demi poin seperti:
- · mempunyai peradaban yang tinggi (beradab) yang mana bisa dilihat dari gaya hidup sehari-hari masyarakat kita cenderung mengikuti perkembangan jaman demi lancarnya aktifitas sehari-hari.
- · Free public sphere (ruang publik yang bebas) saya rasa di Indonesia hal ini sudah bisa dicapai dibanding tahun-tahun sebelum era reformasi, ruang publik diartikan dimana kita sebagai warga negara mempunyai akses penuh terhadap setiap kegiatan publik, bebas berpendapat, mempublikasikan pendapat kita dan berserikat.
Beberapa poin diatas memang
sudah berhasil kita capai akan tetapi masih banyak pula poin-poin yg belum
sepenuhnya kita capai seperti sikap toleransi yang mana masih banyak konflik
yang timbul karena perbedaan pendapat, agama, RAS melihat sangat beragam budaya
di tanah air tercinta kita ini mungkin membutuhkan waktu untuk benar-benar
menyatukan kita dalam bhineka tunggal ika. Ada pula “keadilan sosial” yang
masih sangat dipertanyakan oleh banyak warga negara kita apakah hukum yang ada
di negeri ini mampu menegakkan “keadilan sosial” setegak-tegaknya melihat dari
banyaknya kasus yang dinilai kurang adil penyelesaiannya.
Sekiranya sekian pendapat
saya mengenai permasalahan diatas, kurang lebihnya mohon dikoreksi segala
kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan.
Selasa, 25 November 2014
CITA CITA LUHUR BANGSA YANG BELUM TERCAPAI
Okee... pada kesempatan kali ini saya mencoba membahas tentang Cita-Cita luhur bangsa Indonesia yang belum tercapai hingga saat ini, menurut sudut pandang saya sendiri. Semoga sekiranya bermanfaat dan selamat membaca.
Cita cita luhur merupakan
cita cita yang di impikan oleh para pendiri dan pahlawan negara kita seperti yang
tercantum pada UUD tahun 1945, salah satu contohnya adalah:
Alinea 1: Bahwa sesungguhnya
Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di
atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan
peri-keadilan.
Seperti yang tercantum pada
alinea ke-1 di atas saya rasa belum sepenuhnya tercapai dan banyak terjadi penyimpangan,
penyelewengan-penyelewangan terhadap apa yang pahlawan dan proklamator kita
impikan. Arah perjuangan kita sudah mulai dan bahkan bisa dibilang jauh
melenceng dari UUD 1945 banyak faktor faktor yang mempengaruhi mengapa cita
cita luhur bangsa kita belum tercapai sepenuhnya hingga saat ini banyak oknum
yang bertanggung jawab terhadap melencengnya arah perjuangan bangsa kita,
berikut beberapa faktor yang menjadi penyebab terhambatnya cita cita luhur kita
ttercapai dan bahkan membuat negara ini menjadi di ambang kehancuran:
v Kekuatan
imperialis asing yang berusaha mendominasi keuangan,ekonomi,dan Sumber Daya
Alam tanah air tercinta kita ini. Dalam konteks ini kta masih belum sepenuhnya
memerdekakan tanah air kita ini
v Mayoritas
warga kita yang cenderung apatis dan buta terhadap politik sehingga banyak yg
tidak paham terhadap hak & kewajibannya sebagai warga negara, tidak paham
sejarah dan mudah ditipu
v Sedikitnya
warga negara yg berjiwa merdeka akibat dari politik represi dan diskriminasi
dari rezim orde baru yang mengakibatkan warga negara kita cenderung
oportunis,apatis,plin plan, dan munafik.
v Pengaruh
pihak asing yang perlahan tapi pasti memasuki segala aspek kehidupan warga
negara kita yang semakin menjauhkan kita kepada tujuan luhur kita dahulu.
v Pemuda-pemudi
yang kurang berjiwa nasionalis dan cenderung apatis terhadap keadaan,
sedikitnya pula tokoh yang menjadi panutan pemuda/pemudi saat ini.
Okee.. Sekian secuil informasi menurut sudut pandang
penulis, apabila sekiranya ada kesalahan penulisan ataupun materi yang kurang
valid, mohon dimaafkan dan kritik serta
saran yang membangun sangat dibutuhkan, Wassalamualaikum Wr. Wb.
Rabu, 22 Oktober 2014
DEMOKRASI DAN HAM
DEMOKRASI DAN HAM
Assalamualaikum wr.wb di
artikel blog saya kali ini, saya mencoba untuk membahas tentang HAM dan
Demokrasi mengenai pengertian, sejarah, dan kasus kasus yang berhubungan dengan
dua topik diatas. Semoga bisa bermanfaat dan untuk kurang lebihnya harap
dimaklumi karena kebetulan ini juga kali pertama saya menulis di blog, kritik
dan saran yang membangun sangat-sangat dibutuhkan, selamat membaca.
Demokrasi dalam pengertian umum dan singkatnya adalah
suatu bentuk dan mekanisme sistem di dalam pemerintahanan suatu negara sebagai
upaya mewujudkan kedaulatan rakyat atas negara untuk dijalankan oleh
pemerintahan negara. Seperti yang kita kenal istilah pemerintahan dari rakyat,
oleh rakyat, dan untuk rakyat sangat sesuai dengan asal dari kata “Demokrasi”
itu sendiri yaitu dari kata demos dan kratos yang mana kata demos memiliki arti
rakyat dan kratos pemerintahan, istilah demokrasi ini sendiri berasal dari
Yunani kuno yang diutarakan di Athena kuno pada abad ke-5 SM.
Salah satu pilar dari
demokrasi adalah prinsip trias politica
yang membagi ketiga kekuasaan politik negara yaitu eksekutif,legislatif, dan
yudikatif ketiga lembaga negara ini saling lepas (independen) dan berada pada
posisi yang sejajar antara satu sama lain karena kesejajaran dan independensi
ketiga jenis lembaga ini diperlukan agar ketiga lembaga ini bisa saling menjaga
dan mengawasi berdasarkan prinsip checks
and balances.
Kasus-kasus yang berhubungan dengan
DEMOKRASI, banyak sekali kasus yang berhubungan dengan
demokrasi kalaupun mau ditelaah dari jaman dulu mungkin bisa banyak sekali
namun sebagai contoh kasus kekisruhan pemilihan presiden yang terjadi di
Victoria Park, Hongkong minggu (6/7/2014) kemarin. Menurut Yuddy Chrisnandi
salah satu anggota tim pemenangan Jokowi & JK menuturkan adanya beberapa
kejahatan politik yang terjadi di Hongkong terkait pemilihan presiden tahun
ini, beliau menuturkan pula bahwa KPU dan BAWASLU disana seolah membiarkan
kekisruhan ini terjadi begitu saja.
Kecurangan
yang terjadi di Victoria Park, Hongkong tersebut merupakan peristiwa yang
mengarah pada kecurangan demi memenangkan calon presiden tertentu, da nada
beberapa pihak yang dengan sengaja berusaha untuk menghilangkan hak-hak politik
rakyat dalam kebebasan untuk memilih pemimpin mereka sendiri.
"Ini
merupakan kejahatan demokrasi dan karenanya negara dan penyelenggara harus
bertanggung jawab," Tutur Yuddy
HAM (Hak Asasi Manusia) merupaka Hak
mendasar yang dimiliki oleh setiap manusia di dunia semenjak dilahirkan di
dunia, konsep dasar dari HAM yaitu Hak Asasi Manusia adalah hak hak yang
dimiliki oleh seseorang semata-mata karena ia adalah manusia. Umat manusia
memilikinya bukan karena diberikan kepadanya oleh masyarakat atau berdasarkan
hukum positif, melainkan semata-mata berdasarkan martabatnya sebagai manusia. Dalam
arti ini, maka meskipun setiap orang terlahir dengan warna kulit, jenis
kelamin, bahasa, budaya dan kewarganegaraan yang berbeda-beda, ia tetap
mempunyai hak-hak tersebut. Inilah sifat universal dari hak-hak tersebut.Selain
bersifat universal, hak-hak itu juga tidak dapat dicabut (inalienable). Artinya
seburuk apapun perlakuan yang telah dialami oleh seseorang atau betapapun
bengisnya perlakuan seseorang, ia tidak akan berhenti menjadi manusia dan
karena itu tetap memiliki hak-hak tersebut. Dengan kata lain, hak-hak itu
melekat pada dirinya sebagai makhluk insani.
Sejarah singkat HAM berawal dari dunia
Barat (Eropa). Seorang filsuf Inggris pada abad ke-17, John Locke, merumuskan
adanya hak alamiah (natural rights) yang melekat pada setiap diri manusia,
yaitu hak atas hidup, hak kebebasan, dan hak milik. Pada waktu itu, hak masih
terbatas pada bidang sipil (pribadi) dan politik. Sejarah perkembangan hak
asasi manusia ditandai adanya tiga peristiwa penting di dunia Barat, yaitu Magna
Charta, Revolusi Amerika, dan Revolusi Prancis.
Kasus kasus yang berhubungan dengan HAM
12 mei 1998 sangat identik dengan sebuah tragedi, ya tragedi penembakan keempat
mahasiswa trisakti yang dilakukan oleh aparat keamanan pada saat demonstrasi
besar-besaran di Jakarta, sangatlah identik dengan pelanggaran HAM yang
dilakukan oleh aparat keamanan pada saat itu. Siapakah yang harus disalahkan
atau siapakah yang harus dimintai pertanggung jawabannya? Apakah sang penembak
atau ada sosok lain yang lebih pantas dan memang seharusnya dimintai
pertanggung jawaban atas peristiwa ini, yang jelas siapapun orangnya dimata
tuhan dan dimata hukum dia jelas bersalah dan bertanggung jawab atas tragedi
ini. Di Indonesia HAM menjadi landasan dalam pengambilan keputusan dan tindakan
agar hak hak warga negara secara keseluruhan dapat terlindungi dan terjaga
kemurniannya.
Langganan:
Postingan (Atom)